Ketika kita yakin dan percaya, jalan sudah terbuka ** Muji Pambudi

Doa adalah kunci pembuka hari dan sekrup penutup malam ** Mahatma Gandhi

Rahasia untuk maju adalah memulai ** Mark Twain

Perubahan dalam segala hal adalah hal yang manis ** Aristoteles

Sebuah keluarga yang bahagia merupakan sebuah surga yang datang lebih awal ** George Bernard Shaw

Showing posts with label Psikologi Proyektif. Show all posts
Showing posts with label Psikologi Proyektif. Show all posts

Sunday, July 23, 2017

Psikologi Proyektif: Kasus Appersepsi dan Distorsi Appersepsi

Friends ini  tugas dari Mbak Dosenku ya.. beliau masih muda, cakeep, pinteer tapi sayang udah punya pacaar hehhehhehhe... awalnya pusing juga nich nyari contoh kesana kemari... akhirnya nemu juga hehe

Contoh kasus yang berhubungan apperceptive distortion dengan aktifitas sehari hari misalnya adalah :
Ketika Paijo melihat bahwa pagar tumbuh-tumbuhan di depan rumahnya sudah mulai tinggi dan tidak rapi, maka Ia berhasrat untuk bisa meminjam gunting potong ranting ke Paimin kakaknya untuk merapikan ranting ranting pohon  tersebut. Maka berangkatklah Paijo ke rumah kakaknya dengan maksud akan meminjam Gunting potong tersebut. Ketika Paijo dalam perjalanan menuju rumah Paimin, Ia berpikir bagaimana caranya nanti yang harus dikatakan pada Paimin untuk meminjam gunting potong tersebut. Kemudian ia berpikir pula : Jangan jangan Paimin nanti mengatakan bahwa saya dulu pernah meminjam sesuatu dan mengembalikan dalam keadaan kotor. Kemudian Paijo melanjutkan lagi khayalan tersebut dengan menjawab bahwa dulu ia meminjam barang itu dalam keadaan kotor. Kemudian Paijo melanjutkan khayalan tersebut dengan mengatakan, Paimin mungkin akan mengatakan bahwa Paijo akan merusak atau memotong bunga bunga pada waktu membawa gunting potong tersebut. Dan kemudian Paijo menjawab pula… dan seterusnya. Akhirnya sesampainya di rumah kakaknya (Paimin), ia melihat Paimin sedang membersihkan taman dirumahnya. Dan Paimin menyapa Paijo : Adikku Paijo, apa kabarnya ? apa yang bisa saya bantu ? Kontan Paijo pun menjawab dengan :…. Simpan saja gunting pemotong mu itu.

Dari Cerita diatas dapat diartikan bahwa:
·         Sewaktu Paijo ingin meminjam sesuatu, ia teringat pengalaman pahit karena ditolak waktu meminjam, hal itu juga diingat ( berdasarkan apa yang dipelajari dari orang tuanya dan saudara saudaranya) bahwa meminjam itu kurang baik. Pengalaman ini selalu mengganjal dalam hati. Dan ia merasa bahwa Paimin akan marah kepadanya, dan ia menunjukkan respon yang agresif dalam khayalannya : saya benci Paimin, karena membenci saya.
Secara lebih mendeatil, cerita tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
·         Sewaktu Paijo menginginkan sesuatu dari Paimin, ia teringat pada suatu pengalaman meminjam sesuatu dari saudaranya, dimana saudaranya merasa tidak senang dengan tingkah laku semacam itu.
·         Jadi proses ini dapat dikatakan bahwa, image Paijo mengenai Paimin mengalami apperceptive distortion karena adanya pengalaman dengan saudaranya itu
Yang jadi masalah adalah, mengapa Paijo tidak dapat melihat bahwa sebenarnya realita telah membuktikan ketidak benaran konsep pikirannya yang semacam itu. Tetapi senyatanyalah bahwa berdasarkan fakta-fakta empiris, tingkah laku neurotik tidak dapat secara mudah berubah tanpa melalui psikoterapi.

Semoga bermanfaat... jangan nanya nanya lagi ya... udah pusing juga liat bahasanya appresepsi dan distorsi appersepsi .....wkwkwkkkw



Share:

Translate Blog Ini

Total Pageviews


Pages